Gunung
Bromo sudah lama menjadi salah satu tujuan wisatwan domestik maupun
mancanegara,tetapi jangan di lupakan di sekitar bukit-bukit yang
mengitari gunung bromo dan gunung batok terdapat tempat dimana kita
dapat melihat keindahan gunung-gunung tersebut bahkan puncak gunung
semeru dengan mata telanjang secara keseluruhan.Tempat yang
kita maksud ini tidak lain adalah PANANJAKAN,ya begitulah orang-orang
di sekitar menyebutnya.Menurut saya jangan pernah bilang ke bromo kalau
belum mampir ke pananjakan,di karenakan gak bakalan rugi deh dengan
medan berat yang akan kita tempuh bila melewati gurun pasir dari arah
gunung bromo.
Pananjakan memang tempat paling ideal untuk melihat keindahan alam yang
ditawarkan di sekitar gunung bromo.oh iya di sini akan saya jelaskan
masalah rute yang harus kita lewati,dimana kita mendingan ke pananjakan
terlebih dahulu baru ke kawah gunung bromo.kenapa begitu di karenakan
jalur yang akan kita lewati nanti tidak berat.kalau sobat setuju yang
saya sarankan berarti lewatlah rute nongkojajar Pasuruan daripada desa
tongas Probolinggo.jalan dari pasuruan sekarang lebih mulus daripada
probolinggo.
Kalau anda membawa kendaraan sendiri dan menuju ke pananjakan melewati
jalur gurun pasir bromo akan lebih berat medannya.apalagi ditambah medan
menuju pananjakan medannya yang curam dan aspal yang sudah hampir tidak
kelihatan dikarenakan tertutup pasir ditambah banyak medan yang
berlubang dan gelapnya jalan,saya jamin deh sobat semua akan kepayahan
menuju kesana.ini pengalaman pertama kali saya membawa kendaraan sendiri
( motor ) dari arah gunung bromo naik menuju pananjakan.sebagai contoh
teman saya yang membawa motor matic ada 2 buah dengan berboncengan
masing-masing,akan tetapi belum separuh perjalanan mereka sudah
mengundurkan diri untuk tidak melanjutkan perjalanan dan menunggu di
kawah gunung bromo.kenapa bisa begitu karena pada waktu itu sehabis
gunung bromo meletus banyak pasir yang menutupi jalan dan ditambah aspal
yang sudah berlubang semua.saran saya apabila membawa motor matic lebih
baik tidak berboncengan dan jangan kawatir masalah bensin karena di
daerah pananjakan II ada warga yang menjual bensin eceran seharga 7ribu
rupiah saja.
foto II : situasi pemandangan di pananjakan
Tidak terasa akhirnya sampai pada wilayah pananjakan II yang sudah sangat ramai dikunjungi para wisatawan,padahal waktu masih menunjukkan pukul 03.00.saya putuskan untuk tidak berhenti di tempat ini dikarenakan masih ada pananjakan I yang lebih tinggi lagi tempatnya.udah capek-capek dengan medan yang saya lalui masak gak sekalian kita selesaikan misinya,So laaaaaannjuuttt dengan penuh semangat.setelah sampai di pintu pananjakan I kita tidak dipungut biaya,hanya motor diparkir dengan biaya 5ribu rupiah saja,nah kita melanjutkan naik ketempat view dengan berjalan kaki ya.wow sesampai di tempat saya sudah disuguhkan dengan panorama alam yang sangat indah sekali,ditambah dingin angin yang sampai menusuk tulang.sebenarnya tujuan kita paling utama ke pananjakan adalah melihat sunrise,kalau datangnya kesiangan sunrise yang kita kejar tidak akan tampak karena sudah tertutup awan.saya sarankan kalau liburan ke Bromo ketika musim kemarau karena langit akan bersih dari awan mendung tetapi suhunya akan sangat mencekam,bahkan bisa-bisa dua kali lipat lebih dingin,memang aneh berbanding terbalik dengan cuaca.
Tidak terasa akhirnya sampai pada wilayah pananjakan II yang sudah sangat ramai dikunjungi para wisatawan,padahal waktu masih menunjukkan pukul 03.00.saya putuskan untuk tidak berhenti di tempat ini dikarenakan masih ada pananjakan I yang lebih tinggi lagi tempatnya.udah capek-capek dengan medan yang saya lalui masak gak sekalian kita selesaikan misinya,So laaaaaannjuuttt dengan penuh semangat.setelah sampai di pintu pananjakan I kita tidak dipungut biaya,hanya motor diparkir dengan biaya 5ribu rupiah saja,nah kita melanjutkan naik ketempat view dengan berjalan kaki ya.wow sesampai di tempat saya sudah disuguhkan dengan panorama alam yang sangat indah sekali,ditambah dingin angin yang sampai menusuk tulang.sebenarnya tujuan kita paling utama ke pananjakan adalah melihat sunrise,kalau datangnya kesiangan sunrise yang kita kejar tidak akan tampak karena sudah tertutup awan.saya sarankan kalau liburan ke Bromo ketika musim kemarau karena langit akan bersih dari awan mendung tetapi suhunya akan sangat mencekam,bahkan bisa-bisa dua kali lipat lebih dingin,memang aneh berbanding terbalik dengan cuaca.
foto III : matahari yang mulai menghangatkan tubuh





